[Kisah Tabi'in] Rabi’ah bin Farrukh dan Ayahnya Februari 4, 2010
Posted by nickafdhal in Dunia Islam.Tags: tabiin, salaf, sejarah, jihad, peperangan, madinah, ghanimah, dinar, uang, istri, ummu rabi'ah, farrukh, rabi;ah, rabi'ah bin farrukh
add a comment
Tersebutlah ar-Rabi’ bin Ziad al-Haritsy, gubernur Khurasan, penakluk Sajistan dan komandan yang gagah berani sedang bergerak memimpin pasukannya berperang di jalan Allah bersama budaknya yang pemberani, Farrukh.
Setelah Allah memuliakannya dengan penaklukan Sajistan dan belahan bumi lainnya, dia bertekad untuk menutup kehidupannya yang semarak dengan menyeberangi sungai Sihun (sebuah sungai besar yang terletak setelah Samarkand, perbatasan Turkistan) dan mengangkat bendera tauhid di atas puncak bumi yang disebut dengan Negeri Di Balik Sungai itu.
Ar-Rabi’ bin Ziad menyiapkan peralatan dan bekalnya untuk peperangan yang sebentar lagi akan terjadi. Dan dia telah menetapkan waktu dan tempat untuk menghadapi musuhnya.
Dan ketika peperangan telah berkobar, ar-Rabi’ dan pasukannya yang gagah berani melancarkan serangan yang hingga kini masih didokumentasikan oleh sejarah dengan penuh sanjungan dan penghormatan.
Sementara budaknya, Farrukh telah menampakkan kegagahan dan keberaniannya di medan laga sehingga membuat ar-Rabi’ tambah kagum, hormat dan menghargai keistimewaannya itu.
Peperangan berakhir dengan kemenangan yang gemilang bagi kaum muslimin. Mereka telah mampu menggoncang musuh, mencerai-beraikan dan mengkocar-kacirkan pasukannya.
Kemudian mereka menyebrangi sungai yang menghalangi mereka untuk menuju ke arah negeri Turki dan menahan laju mereka ke arah negeri Cina dan kerajaan Shughd. (lagi…)
[Download Audio] Pembahasan Taqdir Januari 11, 2010
Posted by nickafdhal in Download Center, Dunia Islam.Tags: ahlussunnah, as sewed, as sunnah, cirebon, destiny, dzulqarnain, islam, kajian, makassar, muhammad, qada, qadar, qadha, salafy, takdir, taqdir, umar
1 comment so far
Berikut ini adalah link download file-file kajian untuk permasalah taqdir, dari awalnya hingga akhirnya. Kajian dibawakan secara lengkap oleh Al Ustadz Muhammad bin Umar as Sewed dan 3 seri oleh Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad As Sunusi. Kajian ini merupakan kajian beberpa tahun yang lalu, namun kehadirannya diharapkan dapat menambah keimanan kaum muslimin terhadap qadha dan qadar.
(Klik Kanan pada URL, Open Link in New Tab)
Semoga bermanfaat… (lagi…)
Cara Belajar Yang Baik Untuk Ujian Desember 14, 2009
Posted by nickafdhal in Berita, Dunia Kuliah.3 comments
1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.
2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut (lagi…)
Mengkritisi “Kawasan Bebas Rokok” Desember 1, 2009
Posted by nickafdhal in Dunia Pribadi Fadhly.Tags: ambigu, asap rokok, bahasa, bahaya, baku, bebas, car free day, dilarang, indonesia, kritik, larangan, leluasa, merokok, rokok
1 comment so far
Di sudut ruangan itu terpampang dengan jelas, sebuah papan kuning bertuliskan “Kawasan Bebas Rokok”. Maksud hati sang pembuat papan adalah agar di sekitar area tersebut bersih dari rokok, atau dengan kata lain tidak diperkenankan merokok di sekitar area tersebut, dan ini secara sekilas pandang dapat dimengerti oleh semua orang. Namun, ada sedikit yang mengusik pikiran saya. Ya ! Maksud kata “bebas” dalam papan tersebut bermakna ambigu. Setidaknya ada dua makna yang mencocoki maksud kalimat “Bebas Rokok”. Mana yang dimaukan, “rokok bebas menyala dalam kawasan tersebut” atau “rokok dilarang menyala di kawasan tersebut”. Maksud yang kedua inilah yang dipahami oleh orang kebanyakan.
Kata “bebas”, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia bermakna : “lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu, dsb sehingga dapat bergerak, berbicara, berbuat, dsb dng leluasa)”. Artinya, dalam konteks berbahasa yang benar sesuai “Kitab suci” Bahasa Baku Indonesia – kalau saya boleh menyebut KBBI dengan singkatan ini-, maka maksud kalimat yang tepat –setidaknya menurut pengamatan saya- dalam papan kuning itu adalah “Rokok bebas (leluasa) menyala dalam kawasan ini” dan mengandung konsekuensi bahwa semua orang dapat dengan leluasa merokok. Nah Lo ! (lagi…)
[Seri Khawarij] Dahsyatnya Godaan Wanita November 30, 2009
Posted by nickafdhal in Dunia Islam, Dunia Pribadi Fadhly.1 comment so far
Pembaca yang dirahmati الله, salah satu fitnah yang ditakutkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menimpa umatnya adalah fitnah wanita. Beliau bersabda :
“Aku tidak meninggalkan sepeninggalku suatu fitnah yang lebih berbahaya bagi kaum pria selain wanita”[2].
Betapa banyak laki-laki yang terjerumus ke dalam kemaksiatan dan kesesatan karena wanita. Bahkan, tidak sedikit hal ini menimpa laki-laki shalih sekalipun. Maka, pada kesempatan ini, penulis paparkan dua kisah tersesatnya seseorang karena terpengaruh godaan wanita. Mudah-mudahan dapat menjadi pelajaran bagi kita semua.
Kisah Pertama: Abdurrahman bin Muljam
Pembaca mulia, siapa di antara kita yang tidak kenal Abdurrahman bin Muljam? Dialah sang pembunuh salah satu shahabat terbaik sekaligus menantu Nabi, yaitu ‘Ali bin Abi Thalib. Lalu, apa yang melatarinya tega membunuh Khalifah Ar-Rasyidah yang keempat ini? (lagi…)
Islam Menjawab “2012″ November 22, 2009
Posted by nickafdhal in Berita, Dunia Islam.Tags: 2012, doomsday, end of the world, film, gempa, kalender, kiamat, maya, movie, suku maya, supernova, world's end
39 comments
Kiamat 2012 mengguncang dunia, demikian headline di beberapa media massa akhir-akhir ini, ternyata isi beritanya tentang sambutan gegap gempita dari masyarakat dunia terhadap sebuah film yang bercerita tentang terjadinya kiamat pada tahun 2012. Film ini diangkat dari ramalan bangsa Maya kuno paganis yang berasal dari Meksiko, bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012.
Berbicara tentang ramalan kiamat sebenarnya bukan hal baru, banyak sekali paranormal dan tukang ramal sejak dulu telah menyesatkan masyarakat dengan ramalan waktu terjadinya kiamat, namun satu yang pasti: semua ramalan tersebut tidak pernah terbukti sama sekali. Anehnya masih banyak juga yang mau percaya, bahkan rela merogoh kocek hanya demi menonton film tersebut.
Meski kami tahu, alhamdulillah kaum muslimin pada umumnya tidak mudah terpengaruh untuk percaya dengan ramalan-ramalan tersebut, bahkan ada seorang muslim yang sangat awam mengatakan, “kiamat di tangan Allah bukan di tangan orang-orang Hollywood”.
Akan tetapi kewajiban kita sebagai muslim untuk saling menasihati, mengingatkan saudara-saudara kita, ternyata ada bahaya besar di balik film tersebut, yaitu bahaya atas aqidah seorang muslim. (lagi…)
Aku Tak Mampu Lagi Menulis November 19, 2009
Posted by nickafdhal in Dunia Pribadi Fadhly.4 comments
Sudah lama, blog ini kosong dari tulisan-tulisan yang aku buat sendiri. Terakhir sekitar satu bulan yang lalu. Dan nampaknya, jika aku beralasan dengan kesibukanku, maka itu hanyalah sebuah alasan yang klise. Entah kenapa, aku tidak seproduktif dahulu menghasilkan tulisan. Semangatku tercurahkan untuk hal-hal yang lain yang sedikit banyak merubah hidupku. Aku merindukan seorang Fadhly yang dahulu rajin mencurahkan yang ada dalam hati dan pikirannnya dalam sebuah rangkaian kata tersusun rapi dalam baris-baris tulisan. Banyak masalah yang ingin aku tulis, namun tetap saja aku seperti kehilangan cahaya terang untuk menuangkannya dalam sebuah kalimat.
Menulis bagiku adalah sebuah cara untuk menuangkan segala yang kurasakan, memberikan gambaran sebuah proses kehidupan, yang dengannya aku dan orang-orag mampu mengambil pelajaran. Pengalaman pribadi, inspirasi dari orang lain, realita kehidupan yang ada dalam keseharianku biasanya aku tuangkan dalam baris-baris tulisan. Dengannya aku bisa membuka cakrawala berpikir, sedikit memberi inspirasi kepada orang lain, dan merenungi segala yang aku alami. Tulisan bukan sekadar tulisan, karena dari tulisan yang aku buat, orang lain bisa menilai seberapa dewasa dan matang diriku dalam memahami dan menyampaikan masalah yang aku tuliskan.
Kini, Kakakku Seorang Salafi ! Oktober 22, 2009
Posted by nickafdhal in Dunia Islam, Dunia Pribadi Fadhly.Tags: adik, ahlussunnah, brebes, da'wah, dakwah, hidayah, i'tisham, jakarta, kakak, muhammad, muslim, ngaji, nizar, salafi, salafy, zulmi
4 comments
Aku terlahir dari seorang ibu yang memiliki lima orang anak. Dua lelaki dan tiga perempuan. Kakak laki-lakiku bernama Muhammad Nizar Zulmi. Aku biasa memanggilnya Mas Nizar. Dia masih tergolong muda dan usianya terpaut 3 tahun lebih tua dariku. Semenjak ayah meninggal dunia sebelas tahun silam, kakakku menjadi lelaki tertua di keluarga dan kami adalah dua orang laki-laki di antara empat perempuan di keluarga. Banyak orang mengatakan bahwa wajah kami amat mirip, sehingga terkadang orang akan langsung mengetahui tahu bahwa kami berdua adalah kakak beradik hanya dari sekilas pandangan mata. Kami berdua sangat akrab sejak kecil. Dia menjagaku semenjak kami berdua sama-sama duduk di bangku sekolah dasar hingga sekarang. Nampaknya, amatlah pantas jika kakakku ini adalah salah satu sosok yang amat berjasa dan berpengaruh sepanjang hidupku kini.
Kakakku melewati masa mudanya seperti pemuda lain pada umumnya, akan tetapi pergaulannya masih dalam batas kewajaran. Jika banyak teman-temannya yang gemar merokok, maka kakakku justru antipati dengan barang terlaknat tersebut. Mungkin memang sejak kecil kami diajarkan bahwa hal-hal yang berbau hura-hura ala pergaulan pemuda adalah sesuatu yang buruk, maka kami berdua tumbuh sebagai pemuda yang baik-baik yang senantiasa dituntut menjaga nama baik keluarga. Karena kami tahu bahwa ibunda kami telah sendirian membesarkan kelima anaknya dengan peluh dan air mata kasih sayang. (lagi…)
Hikmah Ilahi di Balik Gempa Bumi Oktober 4, 2009
Posted by nickafdhal in Berita, Dunia Islam.Tags: 30 september, 7.6 SR, ambacang, gempa, padang, pariaman, sumatera, west sumatera
1 comment so far
Saudara-saudaraku seiman -semoga Allah merahmatimu-, selama hayat masih di kandung badan, selama jantung masih berdetak dan darah masih mengalir, demikian pula selama nafas masih berhembus, adalah sebuah kemestian jika cobaan, rintangan, musibah demi musibah, silih berganti mendatangi kita
Di sebuah tempat di negeri ini, seorang ibu berkerudung tengah duduk ditemani tiga anaknya. Di depannya tampak sebuah rumah yang hampir rata dengan tanah. Itulah harta berharganya yang telah terenggut oleh gempa. Hampir tak ada lagi yang tersisa setelah itu.
Namun sedikitpun, tidak tampak gurat kesedihan pada dirinya. Padahal kini dengan sisa harta yang tidak seberapa, dia harus berjuang untuk hidup. Ia pun mesti mengubur dalam-dalam bayang kenyamanan tinggal di sebuah rumah. Karena rumahnya kini, hanya beralaskan bumi dan beratapkan langit.
Apapun yang terjadi, dia tetap memiliki sebuah keyakinan bahwa di balik itu semua ada hikmah dari Rabb subhanahu wa ta’ala.
Allah subhanahu wa ta’ala telah menyatakan di dalam Al-Qur’an:
الم (١)أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَ (٢)وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ (٣) (lagi…)
Sepenggal Hikmah dari Koh I Lei (Muallaf Tiong Hoa) Bagian 2 September 15, 2009
Posted by nickafdhal in Dunia Islam, Dunia Pribadi Fadhly.add a comment
Proses Awal Menjadi Seorang Muslim
Di awal-awal waktu masuk Islamnya Koh I Lei, beliau pun menyempatkan diri untuk umrah ke Tanah Suci bersama keluarga sahabatnya. Karena belum begitu banyak mengerti tentang tata cara ibadah dan juga beliau terkendala kemampuannya untuk membaca tulisan-tulisan dalam huruf arab, maka Koh I Lei pun melaksanakan rangkaian ibadah umrah dengan hanya membaca do’a sapu jagad dan Istighfar saat thawaf mengelilingi ka’bah.
Ada kejadian yang bisa dikatakan ajaib dan semata-mata keutamaan yang diberikan oleh ALLAH, yakni pada saat Koh I Lei berpisah dengan sahabatnya yang sedang sakit di Masjidil Haram, padahal sesungguhnya keduanya duduk di satu tempat dekat tiang masjid, namun Wallaahu A’lam, keduanya tak bertemu pandang satu sama lain dalam waktu yang lama dan saling mencari, hingga akhirnya Koh I Lei pergi menuju sumur zam-zam dan membasuhkan airnya ke kedua matanya, dan Koh I Lei kembali ke tempatnya di dekat masjid dan seketika itu juga Koh I Lei mendapati sahabatnya yang duduk dari sejak lama di dekat masjid dan keduanya saling keheranan karena kebingungan setalah lama saling mencari. Bagi Koh I Lei ini adlah sebuah mukjizt air zam-zam yang dibasuh ke kedua matanya. (lagi…)













