[Link] Download Ebook Kuliah Jurusan Fisika September 7, 2009
Posted by nickafdhal in Berita, Download Center, Dunia Kuliah.Tags: buku, download, ebook, fisika, fisika dasar, fmipa, halliday, ilmuwan, kalkulus, kimia, kuliah, matematika, physics, resnick, scientist, serway, ugm, universitas, university
2 comments
Tahun akademik yang baru bagi mahasiswa Jurusan Fisika telah dimulai. Oleh karena itu, saya sajikan beberapa link e-book materi-materi kuliah yang dibutuhkan oleh mahasiswa di Jurusan Fisika yang akan menunjang proses belajar bagi mahasiswa baru dan mahasiswa tingkat pertama dalam meningkatkan pemahaman materi kuliah.
Ebook-ebook yang saya sajikan link-nya merupakan e-book yang banyak tersedia di wesbite-website file sharing dan hanay saya kumpulkan menjadi satu agar memudahkan dalam pencarian.
Diharapkan pula bagi mahasiswa tahun pertama di Jurusan Fisika untuk berkonsultasi dengan dosen dalam mempelajari ebook-ebook tersebut dikarenakan silabus yang diajarkan terdpat beberapa perbedaan dengan silabus kuliah Jurusan Fisika di Indonesia.
File yang tersedia terbagi menajdi dua, yakni berekstensi .pdf dan .DJvu . untuk file berekstensi .djvu, anda dapat mendownload djvu readernya di
DJvu Reader
Masih terdapat banyak ebook-ebook lain yang tersedia, namun saya mencukupkan untuk menantumkan link-linknya di sini. Selebihnya dapat Anda cari di
Esnips
Rapidlibrary
Scribd
Forum Insinyur Arab
atau yang lainnya
Berikut adalah daftar link ebook yang tersedia :
Seminar yang Mengecewakan Mei 22, 2009
Posted by nickafdhal in Dunia Kuliah, Dunia Pribadi Fadhly.9 comments
Ungkapan kekecewaan saya terhadap penyelenggaraan seminar yang sebelumnya saya paparkan dalam artikel ini, saya anggap telah selesai dengan adanya permohonan maaf secara tertulis dari Bapak Dr. Edi Sukur (dan Bapak Warsito MEng) dalam komentar beliau di bawah ini.
-
Assalamu’alaikum wr.wb.
Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan peserta seminar seperti yang ditulis di atas. Sebetulnya ini bukan salah panitia, tapi kesalahan kami semata.
Hari kamis kami sudah menghubungi panitia agar kami tidak pergi ke tempat acara karena ada hal mendesak yang harus kami kerjakan di Jakarta pada hari Jumat dan Ahad, tetapi karena ternyata tidak bisa diganti lagi, kami tetap memaksakan diri untuk datang. Awalnya kami akan naik kereta malam sehingga subuh sudah sampai di Jogjakarta, tetapi dari sisi waktu tidak memungkinkan karena urusan di Jakarta belum selesai. Akhirnya kami baru bisa berangkat dari Jakarta jam 11 malam. Kami berharap perjalanan dapat lancar –seperti perjalanan seminggu sebelumnya ke Solo– sehingga dalam pagi sudah bisa sampai di lokasi acara. Akan tetapi keberuntungan tidak berpihak ke kami, karena selepas keluar tol Cikampek antrian macet yang disebabkan perbaikan jalan tidak bisa dihindari. Dengan bantuan GPS kami mencoba cari jalan alternatif, tetapi ternyata malah masuk ke tegalan-tegalan sawah yang becek dan licin. Alhamdulillah tidak terperosok ke sawah. Usaha itu ternyata tidak membuahkan hasil karena macet tetap panjang sampai Indramayu dan kami baru sampai di Jogja sekitar jam 3 sore. Seaindainya waktu bisa diputar mungkin kami memilih naik pesawat esok harinya, tetapi semua sudah terlambat.
Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidakhadiran kami di acara tepat waktu. Ini menjadi pelajaran juga buat kami untuk bisa mengatur waktu perjalanan sehingga tidak membuat kecewa banyak orang di lain hari.
Wassalamu’alaikum wr.wb.
EdiSukur-Warsito
Oleh karena itu, sebagai tindakan tanggung jawab dan etika terhadap apa yang telah bapak Edi Sukur utarakan di sini, saya pun memohon maaf apabila dalam penyampaian keluhan atas kekecewaan sayaterlalu berlebihan dan di muka umum. Namun, hal ini tidaklah mengurangi kekaguman saya kepada beliau berdua sebagai salah satu ilmuwan Muslim milik bangsa Indonesia.
Terima Kasih.
Tanya Jawab Tentang Tersambar Petir Februari 22, 2009
Posted by nickafdhal in Berita, Dunia Kuliah.2 comments
Ada tulisan yang menarik bagi saya di Mailing List Fisika Indonesia. Tulisan itu adalah sebuah pertanyaan dan jawaban dari dua orang member di Milis Fisika Indonesia tersebut. Pembahasannya tentang Penangkal Petir, Tersambar Petir, dan fenomenanya. Berikut Pertanyaan dan jawabannya:
Pertanyaan: saya mau tanya nih. mengapa penangkal petir ujungnya lancip?mengapa kok penampangnya tidak luas? terima kasih atas jawabannya.
Jawaban:
Jawaban yang biasa kita dengar sih karena petir lebih ’suka’ menyambar yang
ujungnya lancip.
Yang lebih bernuansa ilmiah biasanya dikatakan bahwa garis medan listrik
paling rapat pada ujung benda yang tajam/runcing, dan elektron lebih mudah
mengalir melalui ujung tersebut.
Penampang yang luas berbanding terbalik dengan kerapatan garis medan
listrik.
Kuliah Pertama dan Bola Pingpong Februari 16, 2009
Posted by nickafdhal in Berita, Dunia Kuliah, Dunia Pribadi Fadhly.3 comments
Tanggal 16 February 2009 kemarin adalah hari pertama saya menikmati kembali kerasnya bangku kuliah (kata “keras” di sini adalah keras dalam arti yang sebenarnya, karena bangku kuliah di kampus memang terbuat dari kayu). Hiruk pikuk jadwal kuliah kembali memenuhi agenda kegiatan saya, walaupun terkadang saya tidak mau ambil pusing. Emang gue pikirin…? Hari pertama kuliah diawali dengan mata saya yang masih merindukan empuknya bantal di kost-kostan. Kebiasaan tidur selama libur kuliah yang bangun di waktu dhuha masih susah untuk dihilangkan. Egrghhhh……
Pagi itu, sekitar jam 6.30 pagi, saya bangun (kembali) dari gemerlap mimpi di tengah padang ilusi. Dengan buru-buru mengambil handuk, saya pun bergegas ke kamar mandi. Apa dinyana, air dalam bak mandi ternyata hanya sedalam 5 cm saja! Waduuh…..tak peduli hanya dengan air yang sedikit itu (karena menunggu bak mandi penuh hanya akan membuang waktu sekitar setengah jam), saya pun mandi tak ubahnya seperti mandinya bebek di sungai. Hanya dengan beberapa kali siram (karena airnya hanya cukup untuk beberapa siraman saja, saya keluar dalam keadan siap menatap matahari senin pagi, 15 menit kemudian.
Jadwal senin pagi adalah kuliah Fisika Dasar II (mirip sekuel film, ada serinya. Hmmm…..) di jam 07.50 dan kuliah Matematika Fisika (nampaknya begitu mengerikan, maklum, baru pertama kali). Setelah itu, yang tercatat dalam agenda adalah menuju Laboratorium Fisika Dasar FMIPA UGM untuk mendaftar Praktikum Fisika Dasar II. Hanya itu ‘kewajiban” saya di hari senin pagi kemarin. Selebihnya, saya menghabiskan siang itu di hadapan layar monitor LCD di Student Internet Center lewat fasilitas Internet gratis di kampus (sebenarnya tdak gratis, karena setiap semester, saya wajib bayar Rp.500.000) hingga menjelang waktu shalat ashar. Banyak hal yang dilakukan, mulai dari check email (barangkali ada email dari Bapak Prof. Dr. Ir. Muhammad Nuh perihal pengangkatan saya sebagai Duta Indonesia Maniak Internet. hmmm…), blogging, ngurusin fesbuk yang gak pernah ada matinya, atau sekadar download ebook / file-file terbaru.
Menciptakan UGM yang Hijau dengan “Sepeda Hijau” Januari 23, 2009
Posted by nickafdhal in Berita, Dunia Kuliah.add a comment
Artikel ini dibuat khusus untuk bahan lomba Blog
Meningkatnya wawasan tentang kepedulian terhadap lingkungan hidup mendorong semua kalangan masyarakat, tidak terkecuali pihak kampus UGM untuk meluncurkan program sepeda hijau di lingkungan kampus pada pertengahan tahun 2005. Program sepeda hijau ini hadir sebagai langkah awal kepedulian civitas akademika UGM guna terciptanya lingkungan kampus yang asri, hijau, bebas polusi udara, dan nyaman untuk dihuni.
Tidak hanya itu, hadirnya sepeda hijau sedikit ataupun banyak diharapkan pula dapat mengatasi masalah-masalah transportasi di dalam lingkungan kampus. Mobilitas yang tinggi di dalam lingkungan kampus diharapkan dapat teratasi dengan hadirnya sepeda hijau. Dan sejak tiga tahun yang lalu itulah mulai disosialisasikan tentang perlunya bersepeda di lingkungan kampus demi terciptanya lingkungan kampus yang ideal. Memang tidak mudah menciptakan situasi ideal ini karena akan bertabrakan dengan berbagai kepentingan dan kebiasaan civitas akademika UGM sehari-hari.
Di masa lalu, sepeda pernah menjadi primadona berkendara di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Namun, semakin derasnya arus perkembangan teknologi, terutama teknologi otomotif, keberadaan sepeda kian terpinggirkan oleh beredarnya teknologi-teknologi canggih dari produk-produk otomotif seperti mobil dan sepeda motor. Kini, bersepeda dianggap mengindikasikan strata ekonomi bawah sehingga civitas akademika UGM, terutama para mahasiswa, kurang memiliki kesadaran akan pentingnya bersepeda demi terciptanya lingkungan yang asri, hijau, dan nyaman untuk dihuni.
Terciptanya lingkungan kampus yang asri hanya sekadar menjadi semboyan dalam sebuah kata “UGM Go Green” yang akhir-akhir ini kembali didengung-dengungkan di kalangan warga kampus. Kegiatan bersepeda hanya sesekali muncul dalam event-event insidensial semacam peringatan hari lingkungan hidup nasional, hari bumi sedunia, ataupun event-event lainnya. Kalau hal ini yang terjadi, maka harapan terwujudnya lingkungan kampus yang ideal hanya akan menjadi wacana di tengah-tengah warga kampus.
FMIPA UGM Berhasil Pertahankan Sertifikat ISO 9001:2000 Januari 14, 2009
Posted by nickafdhal in Berita, Dunia Kuliah.add a comment
Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam UGM dalam waktu dekat bertekad meningkatkan jumlah mahasiswa program pascarjana. Dengan keinginan tersebut FMIPA berharap akan mendukung terwujudnya UGM sebagai research university.
“Salah satu ciri research university adalah memperbesar jumlah mahasiswa pascasarjana. Nah saat ini kita sedang berupaya kesana, memperbesar prosentase jumlah tersebut,” papar Dekan, Dr Chairil Anwar, Selasa (13/1) dikantin fakultas.
Saat ini, kata dia, jumlah mahasiswa FMIPA UGM mencapai sekitar 4000 orang, sepuluh persennya merupakan jumlah mahasiswa pascasarjana, sehingga tercatat sekitar 400 mahasiswa. Oleh karena itu kedepan FMIPA bertekad menaikkan satu setengah kalinya.
Menanggapi keberhasilan FMIPA UGM mempertahankan ISO 9001:2000, Chairil lebih lanjut mengungkapkan bahwa setelah melalui proses audit Worldwide Quality Assurance (WQA) manajemen layanan pendidikan FMIPA UGM yang berbasis Sistim Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2000 dan terbukti masih konsisten diterapkan, menjadikan FMIPA UGM masih layak memegang sertifikat ISO 9001:2000 No Q86410. Hasil audit WQA menunjukkan bahwa WQA merekomendasikan perluasan lingkup implementasi SMM dari sebelumnya dengan memasukkan lingkup pembelian barang dan administrasi laboratorium, karena kenyataannya sudah diterapkan di FMIPA UGM.
Temanku, Shalatlah dengan Pakaianmu yang Pantas ! Desember 23, 2008
Posted by nickafdhal in Dunia Islam, Dunia Kuliah, Dunia Pribadi Fadhly.add a comment

Sudah beberapa bulan terakhir ini saya mengamati beberapa hal yang perlu dikoreksi dari keadaan yang ada di depan mata saya perihal sholatnya teman-teman mahasiswa laki-laki di kampus yang membuat saya prihain dibuatnya dan hanya bisa mengelus dada. Mungkin yang paling mudah untuk dikoreksi adalah kenyataan di antara kawan-kawan saya sesama mahasiswa yang shalat hanya dengan menggunakan pakaian ketat, yang notabene tidak pantas dikenakan saat shalat. Diantara mereka ada yang melaksanakan shalat hanya dengan kaos oblong ketat, celana gaul yang press body, jeans, pantalon, yang kesemuanya itu tentunya akan menggambarkan bentuk dan lekuk-lekuk tubuh saat shalat dan tidak sempurna menutup aurat laki-laki.
Mungkin masih bisa dimaklumi bahwa kita dengan sangat terpaksa mengenakan pakaian ketat seperti kaos oblong dan celana-celana ketat lainnya di saat-saat selain sholat dalam keseharian kita. Namun, apabila datang waktu sholat, maka hendaknya kita bersungguh-sungguh dalam menghadap sang Rabbul ‘alamiin, ALLAH Subhanahu Wata’ala. Sungguh sangat tidak pantas rasanya kita menghadap kepada Tuhan yang menciptakan kita dalam keadaan pakaian kita bukan pakaian yang layak dan pantas untuk shalat.
Mungkin sebagian kita menganggap hal itu sebagai sesuatu yang wajar dan biasa dilakukan. Shalat dengan pakaian-pakaian yang masih menggambarkan lekuk-lekuk tubuh, terlebih lagi aurat kita. Dengan alasan darurat, tidak ada pakaian lain, atau alasan yang menunjukkan kita belum sadar betul dan senantiasa lalai dan meremehkan tentang masalah adab-adab ketika shalat dilaksanakan membuat kita tanpa merasa bersalah melakukannya.
Antara Aku dan Akses Internet Kampus Desember 5, 2008
Posted by nickafdhal in Dunia Kuliah, Dunia Pribadi Fadhly.9 comments
Sudah beberapa hari ini saya tidak mengakses internet secara gratis di kampus. Bukan karena saya sibuk dengan kegiatan perkuliahan atau sibuk dengan jadwal mengajar les privat saya. Saya tidak mengakses internet di SIC (Student Internet Center) melalui PC di kampus secara gratis karena ternyata jatah jam akses saya di SIC (Student Internet Center) FMIPA UGM telah habis. Mungkin sebagian orang seperti Anda akan terheran dan belum paham dengan hal ini karena awalnya hal itu pun saya alami. Ternyata, jam akses internet melalui PC untuk mahasiswa di SIC FMIPA UGM dibatasi hanya 75 jam saja per semester. Entah apa yang membuat kebijakan itu bisa diterapkan di tengah-tengah era cyberworld dan kebutuhan setiap orang akan dunia maya seperti sekarang. Ya, tersedia hanya 75 jam akses saja untuk setiap mahasiswa secara gratis mengakses internet melalui PC di SIC !!!. Sungguh ironis.
Dan anehnya, aturan jam akses ini hanya berlaku di FMIPA UGM, tidak di fakultas-fakultas lain. Mungkin, bagi sebagian mahasiswa FMIPA yang sudah diberi rizki oleh ALLAH berupa laptop / notebook, akses internet terbatas di kampus melaui PC di SIC bukanlah masalah karena mereka masih bisa berinternet ria dengan fasilitas WiFi yang lambat di kampus. Dan itupun hanya biasa dimanfaatkan mulai jam 8 pagi hingga jam 9 malam, artinya, akses WiFi di FMIPA UGM tidak nonstop 24 jam. Nyatanya, biaya kuliah di UGM yang mahal tidak diimbangi dengan sarana dan prasarana yang memadai. Inilah derita kami para mahasiswa FMIPA UGM yang menurut pengakuan pihak kampus merupakan Universitas terbaik di negeri ini. Wallaahul Musta’an.
Memang, di hampir seluruh wilayah kampus merupakan area hotspot atau WiFi. Namun, keyataannya, perbandingan mahasiswa yang telah memiliki laptop dengan mahasiswa yang tidak mempunyai laptop (seperti saya) sungguh sangat jauh. Saya menjadi sangsi dan meragukan, apakah slogan “UGM Kampus Kerakyatan” itu hanya omong kosong belaka? Atau hanya untuk menarik perhatian orag banyak sehingga semakin tertarik untuk kuliah di UGM? Saya tidak tahu. (lagi…)
Wahai Saudaraku, Ada Apa dengan Komikmu? November 24, 2008
Posted by nickafdhal in Dunia Islam, Dunia Kuliah, Dunia Pribadi Fadhly.11 comments
Sudah semenjak beberapa bulan ini saya mengamati perilaku-perilaku keseharian mahasiswa di kampus berupa kegemaran aneh yang menjangkiti sebagian mereka baik kawan saya sendiri ataupun orang-orang lain yang saya belum kenal. Perilaku aneh tersebut adalah kegemaran mereka akan komik kartun atau lazimnya disebut anime, game-game animasi, ataupun film animasi / kartun yang notabene adalah kegemaran anak-anak. Mulai dari mahasiswa biasa hingga mahasiswa yang luar biasa, semuanya gemar membaca komik / anime. Sebagan besar dari mereka, sejauh pengamatan saya, membaca komik Naruto (Manga) dan komik-komik jepang yang saya sendiri tidak tahu judulnya. Mungkin karena judul yang pertama kali disebut tadi itu adalah yang paling akrab di telinga, saya menjadi hafal di luar kepala.
Beberapa judul komik / anime yang saya ketahui dari obrolan-obrolan kawan-kawan saya adalah seperti Naruto dengan berbagai seri-nya, Inuyasha, One Piece, Gundam Seed, Kamen Rider, dan banyak lagi yang lainnya. Apabila anda iseng-iseng mencoba search di Google dengan mengetikkan keyword “naruto”, maka akan Anda dapati ada sekitar 595.000 judul terkait dengannya. Wallaahul Musta’an.
Dan apabila anda sejenak menengok untuk mengamati hobby mahasiswa di kampus saya, UGM, maka akan Anda dapati sebagain besar mereka sedang menikmati kisah bergambar yang ada pada komik. Macam-macam tempatnya, mulai dari di kantin, di kelas saat kuliah, di teras-teras kelas, atau bahkan di musholla pun mereka masih saja tersibukkan dengan “nikmatnya” kisah yang disajikan para pembuat komik. (lagi…)
Sebuah Pelajaran di Paruh Pertama Semester Satu November 13, 2008
Posted by nickafdhal in Dunia Kuliah, Dunia Pribadi Fadhly.7 comments
Hari ini (Kamis, 13 November 2008), lengkap sudah nilai-nilai hasil UTS (Ujian Tengah Semester) yang dilaksanakan sekitar 2 minggu yang lalu. Ada yang memuaskan, dan ada pula yang membuat diri ini tertunduk lesu. Nilaiku relatif, artinya jika dibandingkan dengan kawan-kawanku yang lain, maka nilai-nilai UTS milikku dapat dikategorikan sebagai nilai pertengahan. Tapi, bagiku nilai yang pertengahan itu agaknya belum cukup untuk memenuhi target kuliahku ini. Sekadar mengingatkan, target kuliahku untuk semester pertama ini adalah meraih IPK 3,60. Amiin.
Dari tujuh mata kuliah yang diuji, setengahnya aku mendapatkan nilai yang memuaskan, dan setengahnya lagi membuatku lemas dan pasrah menerima nilai yang pas-pasan atau bahkan buruk. Untuk mata kuliah seperti Bahasa Inggris, Filsafat Fisika, Metode Pengukuran Fisika dan Keterampilan Sukses, nilaiku dapat dikategorikan memuaskan dan bahkan aku meraih nilai tertinggi untuk salah satu dari keempat mata kuliah itu. Akan tetapi, sungguh sebuah peringatan yang sangat besar saat ini tatkala aku mengetahui nilai-nilaiku untuk mata kuliah seperti Fisika Dasar, Kimia Dasar, dan Kalkulus I. Nilaiku untuk ketiga mata kuliah itu pas-pasan dan bahkan buruk.
Sebuah kenyataan yang ironis. Ironis karena seharusnya aku lebih memprioritaskan untuk mendapatkan nilai-nilai yang bagus untuk mata kuliah inti sepertiketiga mata kuliah terakhir itu. Selain karena jumlah SKS untuk ketiga mata kuliah itulah yang terbanyak, ketiga mata kuliah itulah yang seharusnya lebih aku kuasai sebagai mahasiswa Fisika. (lagi…)













