Arsip untuk ‘Dunia Kuliah’ Kategori
Materi Ujian Semester Fisika Material
Bismillaah…
Berikut ini adalah file-file yang akan menjadi bahan ujian semester genap 2011 Fisika Material Pak Kuwat Triyana. Silakan diunduh dan disebarluaskan…. Semoga Allah memudahkan ujian semester kita dan semoga bermanfaat..
[Edisi Kuliah] Download Materi Fisika Modern II Pasca-UTS
Berikut ini adalah beberapa materi kuliah fisika modern II yang akan menjadi bahan kuliah dan presentasi pada sesi paruh kedua pasca-UTS oleh Dr. Mitrayana, M.Si.
Selamat mengunduh! Semoga bermanfaat.
http://fadhlyoke.files.wordpress.com/2010/11/ke1.ppt
http://fadhlyoke.files.wordpress.com/2010/11/ke2.ppt
http://fadhlyoke.files.wordpress.com/2010/11/ps16_1t1.pdf
http://fadhlyoke.files.wordpress.com/2010/11/paper-by-kimble.pdf
http://fadhlyoke.files.wordpress.com/2010/11/ps25_1t2.pdf
http://fadhlyoke.files.wordpress.com/2010/11/ps33_1t3.pdf
http://fadhlyoke.files.wordpress.com/2010/11/ps41_1t4.pdf
http://fadhlyoke.files.wordpress.com/2010/11/ps59_1t5.pdf
http://fadhlyoke.files.wordpress.com/2010/11/ps96_1t6.pdf
[Edisi Opini] Menciptakan Dokter-dokter Sosial
Tadi sore saya diajak teman saya untuk ikutan diskusi di Fakultas Kedokteran (FK) UGM. Membahas tentang “Mengenang Prof. Sardjito”. Diadakan oleh BEM FK UGM. Bagi saya menarik, jarang-jarang mahasiswa kedokteran bikin diskusi. Okelah. Kata teman saya, diskusi ini bertujuan untuk menanamkan kembali pemikiran-pemikiran Prof. Sardjito pada para mahasiswa kedokteran. FYI, Prof. Sardjito itu rektor pertama UGM dan pendiri RS Prof. dr. Sardjito Yogyakarta.
Sebenarnya, saya juga kurang tahu apa saja pemikiran Prof. Sardjito yang banyak dikagumi orang itu. Setelah saya cari tahu, oh ternyata semangat kesederhanaan, ulet dalam keterbatasan, dan nilai-nilai sosialnya yang begitu tinggi. Jadi, kalau dihubungkan dengan realita mahasiswa kedokteran sekarang, diskusi sore tadi bertujuan untuk menciptakan para dokter yang humanis, yang peka terhadap masyarakat sosialnya. Baca selebihnya »
Cara Belajar Yang Baik Untuk Ujian
1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.
2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut Baca selebihnya »
[Link] Download Ebook Kuliah Jurusan Fisika
Tahun akademik yang baru bagi mahasiswa Jurusan Fisika telah dimulai. Oleh karena itu, saya sajikan beberapa link e-book materi-materi kuliah yang dibutuhkan oleh mahasiswa di Jurusan Fisika yang akan menunjang proses belajar bagi mahasiswa baru dan mahasiswa tingkat pertama dalam meningkatkan pemahaman materi kuliah.
Ebook-ebook yang saya sajikan link-nya merupakan e-book yang banyak tersedia di wesbite-website file sharing dan hanay saya kumpulkan menjadi satu agar memudahkan dalam pencarian.
Diharapkan pula bagi mahasiswa tahun pertama di Jurusan Fisika untuk berkonsultasi dengan dosen dalam mempelajari ebook-ebook tersebut dikarenakan silabus yang diajarkan terdpat beberapa perbedaan dengan silabus kuliah Jurusan Fisika di Indonesia.
File yang tersedia terbagi menajdi dua, yakni berekstensi .pdf dan .DJvu . untuk file berekstensi .djvu, anda dapat mendownload djvu readernya di
DJvu Reader
Masih terdapat banyak ebook-ebook lain yang tersedia, namun saya mencukupkan untuk menantumkan link-linknya di sini. Selebihnya dapat Anda cari di
Esnips
Rapidlibrary
Scribd
Forum Insinyur Arab
atau yang lainnya
Berikut adalah daftar link ebook yang tersedia :
Seminar yang Mengecewakan
Ungkapan kekecewaan saya terhadap penyelenggaraan seminar yang sebelumnya saya paparkan dalam artikel ini, saya anggap telah selesai dengan adanya permohonan maaf secara tertulis dari Bapak Dr. Edi Sukur (dan Bapak Warsito MEng) dalam komentar beliau di bawah ini.
-
Assalamu’alaikum wr.wb.
Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan peserta seminar seperti yang ditulis di atas. Sebetulnya ini bukan salah panitia, tapi kesalahan kami semata.
Hari kamis kami sudah menghubungi panitia agar kami tidak pergi ke tempat acara karena ada hal mendesak yang harus kami kerjakan di Jakarta pada hari Jumat dan Ahad, tetapi karena ternyata tidak bisa diganti lagi, kami tetap memaksakan diri untuk datang. Awalnya kami akan naik kereta malam sehingga subuh sudah sampai di Jogjakarta, tetapi dari sisi waktu tidak memungkinkan karena urusan di Jakarta belum selesai. Akhirnya kami baru bisa berangkat dari Jakarta jam 11 malam. Kami berharap perjalanan dapat lancar –seperti perjalanan seminggu sebelumnya ke Solo– sehingga dalam pagi sudah bisa sampai di lokasi acara. Akan tetapi keberuntungan tidak berpihak ke kami, karena selepas keluar tol Cikampek antrian macet yang disebabkan perbaikan jalan tidak bisa dihindari. Dengan bantuan GPS kami mencoba cari jalan alternatif, tetapi ternyata malah masuk ke tegalan-tegalan sawah yang becek dan licin. Alhamdulillah tidak terperosok ke sawah. Usaha itu ternyata tidak membuahkan hasil karena macet tetap panjang sampai Indramayu dan kami baru sampai di Jogja sekitar jam 3 sore. Seaindainya waktu bisa diputar mungkin kami memilih naik pesawat esok harinya, tetapi semua sudah terlambat.
Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidakhadiran kami di acara tepat waktu. Ini menjadi pelajaran juga buat kami untuk bisa mengatur waktu perjalanan sehingga tidak membuat kecewa banyak orang di lain hari.
Wassalamu’alaikum wr.wb.
EdiSukur-Warsito
Oleh karena itu, sebagai tindakan tanggung jawab dan etika terhadap apa yang telah bapak Edi Sukur utarakan di sini, saya pun memohon maaf apabila dalam penyampaian keluhan atas kekecewaan sayaterlalu berlebihan dan di muka umum. Namun, hal ini tidaklah mengurangi kekaguman saya kepada beliau berdua sebagai salah satu ilmuwan Muslim milik bangsa Indonesia.
Terima Kasih.
Tanya Jawab Tentang Tersambar Petir
Ada tulisan yang menarik bagi saya di Mailing List Fisika Indonesia. Tulisan itu adalah sebuah pertanyaan dan jawaban dari dua orang member di Milis Fisika Indonesia tersebut. Pembahasannya tentang Penangkal Petir, Tersambar Petir, dan fenomenanya. Berikut Pertanyaan dan jawabannya:
Pertanyaan: saya mau tanya nih. mengapa penangkal petir ujungnya lancip?mengapa kok penampangnya tidak luas? terima kasih atas jawabannya.
Jawaban:
Jawaban yang biasa kita dengar sih karena petir lebih ‘suka’ menyambar yang
ujungnya lancip.
Yang lebih bernuansa ilmiah biasanya dikatakan bahwa garis medan listrik
paling rapat pada ujung benda yang tajam/runcing, dan elektron lebih mudah
mengalir melalui ujung tersebut.
Penampang yang luas berbanding terbalik dengan kerapatan garis medan
listrik.
Kuliah Pertama dan Bola Pingpong
Tanggal 16 February 2009 kemarin adalah hari pertama saya menikmati kembali kerasnya bangku kuliah (kata “keras” di sini adalah keras dalam arti yang sebenarnya, karena bangku kuliah di kampus memang terbuat dari kayu). Hiruk pikuk jadwal kuliah kembali memenuhi agenda kegiatan saya, walaupun terkadang saya tidak mau ambil pusing. Emang gue pikirin…? Hari pertama kuliah diawali dengan mata saya yang masih merindukan empuknya bantal di kost-kostan. Kebiasaan tidur selama libur kuliah yang bangun di waktu dhuha masih susah untuk dihilangkan. Egrghhhh……
Pagi itu, sekitar jam 6.30 pagi, saya bangun (kembali) dari gemerlap mimpi di tengah padang ilusi. Dengan buru-buru mengambil handuk, saya pun bergegas ke kamar mandi. Apa dinyana, air dalam bak mandi ternyata hanya sedalam 5 cm saja! Waduuh…..tak peduli hanya dengan air yang sedikit itu (karena menunggu bak mandi penuh hanya akan membuang waktu sekitar setengah jam), saya pun mandi tak ubahnya seperti mandinya bebek di sungai. Hanya dengan beberapa kali siram (karena airnya hanya cukup untuk beberapa siraman saja, saya keluar dalam keadan siap menatap matahari senin pagi, 15 menit kemudian.
Jadwal senin pagi adalah kuliah Fisika Dasar II (mirip sekuel film, ada serinya. Hmmm…..) di jam 07.50 dan kuliah Matematika Fisika (nampaknya begitu mengerikan, maklum, baru pertama kali). Setelah itu, yang tercatat dalam agenda adalah menuju Laboratorium Fisika Dasar FMIPA UGM untuk mendaftar Praktikum Fisika Dasar II. Hanya itu ‘kewajiban” saya di hari senin pagi kemarin. Selebihnya, saya menghabiskan siang itu di hadapan layar monitor LCD di Student Internet Center lewat fasilitas Internet gratis di kampus (sebenarnya tdak gratis, karena setiap semester, saya wajib bayar Rp.500.000) hingga menjelang waktu shalat ashar. Banyak hal yang dilakukan, mulai dari check email (barangkali ada email dari Bapak Prof. Dr. Ir. Muhammad Nuh perihal pengangkatan saya sebagai Duta Indonesia Maniak Internet. hmmm…), blogging, ngurusin fesbuk yang gak pernah ada matinya, atau sekadar download ebook / file-file terbaru.
Menciptakan UGM yang Hijau dengan “Sepeda Hijau”
Artikel ini dibuat khusus untuk bahan lomba Blog
Meningkatnya wawasan tentang kepedulian terhadap lingkungan hidup mendorong semua kalangan masyarakat, tidak terkecuali pihak kampus UGM untuk meluncurkan program sepeda hijau di lingkungan kampus pada pertengahan tahun 2005. Program sepeda hijau ini hadir sebagai langkah awal kepedulian civitas akademika UGM guna terciptanya lingkungan kampus yang asri, hijau, bebas polusi udara, dan nyaman untuk dihuni.
Tidak hanya itu, hadirnya sepeda hijau sedikit ataupun banyak diharapkan pula dapat mengatasi masalah-masalah transportasi di dalam lingkungan kampus. Mobilitas yang tinggi di dalam lingkungan kampus diharapkan dapat teratasi dengan hadirnya sepeda hijau. Dan sejak tiga tahun yang lalu itulah mulai disosialisasikan tentang perlunya bersepeda di lingkungan kampus demi terciptanya lingkungan kampus yang ideal. Memang tidak mudah menciptakan situasi ideal ini karena akan bertabrakan dengan berbagai kepentingan dan kebiasaan civitas akademika UGM sehari-hari.
Di masa lalu, sepeda pernah menjadi primadona berkendara di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Namun, semakin derasnya arus perkembangan teknologi, terutama teknologi otomotif, keberadaan sepeda kian terpinggirkan oleh beredarnya teknologi-teknologi canggih dari produk-produk otomotif seperti mobil dan sepeda motor. Kini, bersepeda dianggap mengindikasikan strata ekonomi bawah sehingga civitas akademika UGM, terutama para mahasiswa, kurang memiliki kesadaran akan pentingnya bersepeda demi terciptanya lingkungan yang asri, hijau, dan nyaman untuk dihuni.
Terciptanya lingkungan kampus yang asri hanya sekadar menjadi semboyan dalam sebuah kata “UGM Go Green” yang akhir-akhir ini kembali didengung-dengungkan di kalangan warga kampus. Kegiatan bersepeda hanya sesekali muncul dalam event-event insidensial semacam peringatan hari lingkungan hidup nasional, hari bumi sedunia, ataupun event-event lainnya. Kalau hal ini yang terjadi, maka harapan terwujudnya lingkungan kampus yang ideal hanya akan menjadi wacana di tengah-tengah warga kampus.
FMIPA UGM Berhasil Pertahankan Sertifikat ISO 9001:2000
Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam UGM dalam waktu dekat bertekad meningkatkan jumlah mahasiswa program pascarjana. Dengan keinginan tersebut FMIPA berharap akan mendukung terwujudnya UGM sebagai research university.
“Salah satu ciri research university adalah memperbesar jumlah mahasiswa pascasarjana. Nah saat ini kita sedang berupaya kesana, memperbesar prosentase jumlah tersebut,” papar Dekan, Dr Chairil Anwar, Selasa (13/1) dikantin fakultas.
Saat ini, kata dia, jumlah mahasiswa FMIPA UGM mencapai sekitar 4000 orang, sepuluh persennya merupakan jumlah mahasiswa pascasarjana, sehingga tercatat sekitar 400 mahasiswa. Oleh karena itu kedepan FMIPA bertekad menaikkan satu setengah kalinya.
Menanggapi keberhasilan FMIPA UGM mempertahankan ISO 9001:2000, Chairil lebih lanjut mengungkapkan bahwa setelah melalui proses audit Worldwide Quality Assurance (WQA) manajemen layanan pendidikan FMIPA UGM yang berbasis Sistim Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2000 dan terbukti masih konsisten diterapkan, menjadikan FMIPA UGM masih layak memegang sertifikat ISO 9001:2000 No Q86410. Hasil audit WQA menunjukkan bahwa WQA merekomendasikan perluasan lingkup implementasi SMM dari sebelumnya dengan memasukkan lingkup pembelian barang dan administrasi laboratorium, karena kenyataannya sudah diterapkan di FMIPA UGM.
Komentar (1)

