FMIPA UGM Berhasil Pertahankan Sertifikat ISO 9001:2000

logo20ugmFakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam UGM dalam waktu dekat bertekad meningkatkan jumlah mahasiswa program pascarjana. Dengan keinginan tersebut FMIPA berharap akan mendukung terwujudnya UGM sebagai research university.

“Salah satu ciri research university adalah memperbesar jumlah mahasiswa pascasarjana. Nah saat ini kita sedang berupaya kesana, memperbesar prosentase jumlah tersebut,” papar Dekan, Dr Chairil Anwar, Selasa (13/1) dikantin fakultas.

Saat ini, kata dia, jumlah mahasiswa FMIPA UGM mencapai sekitar 4000 orang, sepuluh persennya merupakan jumlah mahasiswa pascasarjana, sehingga tercatat sekitar 400 mahasiswa. Oleh karena itu kedepan FMIPA bertekad menaikkan satu setengah kalinya.

Menanggapi keberhasilan FMIPA UGM mempertahankan ISO 9001:2000, Chairil lebih lanjut mengungkapkan bahwa setelah melalui proses audit Worldwide Quality Assurance (WQA) manajemen layanan pendidikan FMIPA UGM yang berbasis Sistim Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2000 dan terbukti masih konsisten diterapkan, menjadikan FMIPA UGM masih layak memegang sertifikat ISO 9001:2000 No Q86410. Hasil audit WQA menunjukkan bahwa WQA merekomendasikan perluasan lingkup implementasi SMM dari sebelumnya dengan memasukkan lingkup pembelian barang dan administrasi laboratorium, karena kenyataannya sudah diterapkan di FMIPA UGM.

“WQA juga mencermati keberhasilan implementasi SMM yang berkaitan dengan manajemen administrasi umum, kepegawaian, keuangan, sarana dan prasarana,” papar Chairil.

Kata Chairil, terkait hal ini WQA juga menyaksikan kemajuan yang sangat signifikan komitmen staf dan dosen FMIPA UGM. Bahwa partisipasi sebagian besar staf dan dosen menunjukkan bila komitmen mutu sudah semakin disadari sebagai bentuk kesanggupan dan tanggungjawab bersama.

“Sehingga tak ada lagi anggapan itu sebagai tugas dan tanggungjawab unit struktural atau tim khusus di FMIPA UGM. Bahwa tranformasi kompleksitas manajemen yang sebelumnya belum memenuhi persyaratan SMM ISO 9001:2000 dalam waktu transisi manajemen telah berhasil dikendalikan tanpa mengganggu implementasi SMM di beberapa tahun terakhir ini,” tambahnya.

WQA juga melihat secara langsung sistim administrasi dan layanan laboratorium ternyata sudah terlaksana dengan baik, sehingga WQA menyarankan agar semua aktivitas yang terkait dengan laboratorium sesegera didokumentasikan agar makin sesuai dengan persyaratan SMM. WQA juga menyadari bila terdapat tantangan yang bersifat kompleks, karena adanya perbedaan karakteristik pada setiap unit di FMIPA UGM.

“Organisasi FMIPA UGM ini kan mencakup tiga jurusan, tujuh program studi dan lima belas laboratorium,” terang Chairil.

Sementara itu, Ketua Unit Jaminan Mutu FMIPA UGM Dr Gede Bayu Suparta menandaskan bila budaya mutu berbasis ISO bukanlah budaya impor, melainkan budaya nenek moyang yang telah mengedepankan transparansi dan akuntabilitas, yang sering banyak dilupakan dalam penerapannya masa kini. Sertifikat ISO adalah bentuk pengakuan eksternal sesuai standar internasional ISO 9001:2000 atas perilaku manajemen yang transparan dan akuntabel terbukti dapat dikembangkan FMIPA UGM. (Humas UGM).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s