Maaf, Anda Dilarang Merokok di Indonesia !!

no-smokingBeberapa hari yang lalu, Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa tentang haramnya Rokok. Dan awalnya saya sungguh gembira dan bersyukur atas fatwa MUI yang satu ini. Namun, seakan ada yang kurang dengan fatwa tersebut, menginngat fatwa tersebut “diperuntukkan” bagi anak-anak, ibu hamil, dan yang menambah gusar adalah “haram bagi pengurus MUI” . Seolah dari fatwa tersebut, para lelaki yang dengan bebas berkeliaran memegang puntung rokok di negeri ini masih bisa mendapat dispensasi karena tidak menjadi sasaran fatwa tersebut. Namun, terlepas dari itu semua, semoga di hari-hari ke depan,  ALLAH memberikan hidayah bagi para perokok, TANPA TERKCUALI, agar segera membuang jauh-jauh benda terlaknat tersebut dari genggamannya.

Reaksi menanggapi fatwa MUI tersebut pun beragam, ada yang pro, dan banyak pula yang kontra. Bahkan, sebagian perokok berdalih bahwa larangan merokok tidak ada dalilnya dalam Al Qur’an.  Dan memang sungguh sulit melarang para perokok-Semoga ALLAH memberikannya petujuk untuk berhenti merokok- yang notabene sudah bertahun tahun hidup dalam kepulan asap rokok. Ada pula yang berdalih bahwa apabila rokok dilarang, tentunya pabrik-pabrik rokok pun harus turut serta ditutup (yang dimaksud adalah : Apabila pabrik ditutup, maka negara ini akan mengalami gejolak ekonomi karena kehilangan salah satu pemasukan pajak berupa cukai rokok, dan musnahnya beberapa pekerjaan yang terkait dengan beredarnya rokok di masyarakat). Wallaahul Musta’an….

Apa benar jika tidak ada pabrik rokok di negeri ini, maka ekonomi Indonesia akan bergejolak? Bukankah rizki ditentukan oleh ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala, dan bukankah ALLAH telah menggariskan tentang rizki yang halal dan barakah dengan yang haram yang membinasakan? Memang, alasan yang satu ini seringkali menjadi senjata pamungkas untuk menepis kalangan lain yang bersikap keras terhadap perokok. kalau kita balik bertanya, apa ada negeri yang menjadi negeri terkaya di dunia hanya dengan pemasukan dari cukai rokok? maka jawabnnya tentu tidak ada. Dan juga, apabila total populasi perokok di indonesia ini berkurang secara drastis, tentunya pabrik-pabirk rokok pun akan dengans endirinya berhenti beroperasi–Amiin…..

Sikap kita semua sudah  jelas, merokok adalah  perbuatan haram. Terlepas dari ada atau tidaknya fatwa MUI. Maka, nasehat dan teguran tidak  henti-hentinya disampaikan kepada para perokok tentang haramnya rokok.  Bukan saja tidak sehat bagi kondisi kesehatan, tetapi juga tidak sehat bagi kondisi finansial anda dan merupakan salah satu bentuk membelanjakan harta di jalan yang tidak benar. Lebih baik, uang yang anda beli untuk merokok dipergunakan untuk yang selainnya.

Akhir kata, semoga dunia ini bebas dari kepulan asap rokok. Semoga ALLAH segera memberikan hidayah bagi para perokok agar segera berhenti merokok. Dan bagi para perokok yang masih saja bandel, semoga asap rokok itu segera dapat membinasakan Anda dengan berbagai penyakit yang ada di dalamnya.

Wal ‘Ilmu Indallaah

Nas’alullaahu At Taufiq Wa As Salaamah.

One thought on “Maaf, Anda Dilarang Merokok di Indonesia !!

  1. fatwa MUI = syunami = BENCANA NASIONAL…
    untuk ulama-ulama NU dan Muhammadyah cepat-cepatlah mengambil sikap untuk menyelamatkan ummat sebelum MUI ini menjadi alat kepentingan pribadi dan golongan..
    baca: aanpiyut.wordpress.com

    ehm… lebih baik kita berprasangka baik saja kepada MUI walaupun akhir-akhir ini ada fatwanya yang menajdi buah bibir di masyarakat, seperti fatwa haramnya rokok dan golput….
    mengenai fatwa haram rokok, saya mendukung 1000 %, karena sudah sesuai syariat..
    namun, mengenai fatwa haram golput, SAYA MENENTANG 1000% fatwa tersebut karena sama sekali bertentangan dengan syariat…
    Wallaahu A’lam…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s