Tanya Jawab Tentang Tersambar Petir

2ijlrh4Ada tulisan yang menarik bagi saya di Mailing List Fisika Indonesia. Tulisan itu adalah sebuah pertanyaan dan jawaban dari dua orang member di Milis Fisika Indonesia tersebut. Pembahasannya tentang Penangkal Petir, Tersambar  Petir, dan fenomenanya. Berikut Pertanyaan dan jawabannya:

Pertanyaan: saya mau tanya nih. mengapa penangkal petir ujungnya lancip?mengapa kok penampangnya tidak luas? terima kasih atas jawabannya.


Jawaban:

Jawaban yang biasa kita dengar sih karena petir lebih ‘suka’ menyambar yang
ujungnya lancip.

Yang lebih bernuansa ilmiah biasanya dikatakan bahwa garis medan listrik
paling rapat pada ujung benda yang tajam/runcing, dan elektron lebih mudah
mengalir melalui ujung tersebut.


Penampang yang luas berbanding terbalik dengan kerapatan garis medan
listrik.



Sedikit cerita tentang ‘ujung runcing’ berkenaan dengan perilaku petir:*


Tersambar Petir Tipe I:


Bila ada orang sedang berjalan di lapangan terbuka dalam keadaan hujan
petir, maka dia adalah jalan terbaik bagi petir untuk menuju bumi … Dia
akan dialiri arus listrik ribuan ampere dan hambatan tubuhnya akan menahan
arus tersebut hingga timbul panas ribuan derajat yang mampu menguapkan
segala jenis cairan di tubuhnya. Gampangnya kita katakan dia akan ‘gosong’.


Posisi paling aman dalam keadaan hujan petir seperti itu adalah tiarap badan
rapat ke tanah, kecuali bila memang petirnya ‘berminat’ betul pada orang
tersebut. Berarti itulah jemputan untuk kembali kepada sang maha pencipta.


Tersambar Petir Tipe II:
Tetapi bila petir menyambar benda lain dan seseorang berada di dekat benda
itu, paling banter dia hanya shock oleh suara yang menggelegar, kilatan
cahaya yang amat silau, dan arus listrik di tanah yang masuk melalui kaki
kiri dan keluar melalui kaki kanan. Cukup untuk membuat dia kejang sesaat
hingga seakan ‘melompat’ dan terbebaslah dia dari arus liar tersebut.


Posisi paling aman dalam keadaan hujan petir seperti itu adalah tiarap badan
rapat ke tanah, dengan panjang badan melintang terhadap pohon/tiang
tertinggi. sehingga arus listrik mengaliri tubuh anda secara menyamping.
Jangan pernah berlindung di bawah pohon ketika hujan petir!


Tersambar Petir Tipe III:
Bila setelah terjadi sambaran petir masih bisa melihat ada batu aneh di
dekatnya, itu cerita lain yang bisa berskala nasional.


Tahukah Anda bahwa petir tidak selalu menyambar dari awan ke bumi, konon
kabarnya ada juga petir yang menyambar dari bumi ke awan.


Dari : Milis  Fisika Indonesia

2 thoughts on “Tanya Jawab Tentang Tersambar Petir

  1. ya gimana ya..
    semua itu mungkin poret dari masyarakat Indonesia yang tidak memperoleh kesehatan gratis..
    jangankan untuk berobat ke Dokter,,untuk makan sehari-jari aja mungkin susuh,,
    y mungkin bagi yan akan mencalonkan diri sebagai Presiden harus lebih memperhatikan hal tersebut..
    y kita tidak sepenuhnya menyalahkan mereka..

    daripada berpanjang lebar di sini tentang ponari, akan labih baik Puji membaca psotingan saya terakhir di Fenomena Dukun Ponari dan-Batu Petir Bukti Kesyirikan Masyarakat semoga mendapatkan pencerahan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s