Berganti Aliran

Haha. Mungkin sudah banyak orang yang bosan melihat blog saya yang sudah 1 bulan lebih tidak pernah update. Maklumlah, banyak yang bikin saya jadi males update. Sok sibuk lah, sok gak ada ide lah, sok maunya yang berkualitas lah, dan sok-sok-an yang lainnya. Intinya, blog ini agak mampet dikit. Selain karena kegiatan sehari-hari yang menyita waktu,  masalah pribadi yang tak kunjung usai pun menjadi penyebab kenapa saya berhenti blogging (lebih baik saya tulis blogging saja yah, daripada memaksakan diri dengan  bahasa “nge-blog” :D). Untuk yang satu ini, saya memohon maaf bagi para blogwalker semuanya.

Oke oke. Bagi yang selama ini mengikuti perkembangan blog saya (kalo gak salah umur blog saya ini hampir  2 tahun), tulisan saya memang diarahkan untuk memotivasi dan menginspirasi para pembaca setia saya (emang ada yang setia ?).  Mencoba inspiratif, memberi motivasi, kritis, analitis, dan istilah-istilah yang kedengarannya ilmiah lainnya,  dengan gaya bahasa yang baku, serius, atau apalah. Kesannya saya gak bisa becanda apa yah? hahaha. Namun, apa jadinya kalau si empunya blog justru bukanlah sosok yang inspiratif? Maka Anda dapat lihat akibatnya pada blog ini yang mati suri. Ya kan ?

Saya nulis ginian juga ada sebabnya lhoh. Bukan ujug-ujug bangun dari tidur terus langsung nulis.  Jadi ceritanya, pas kajian kamis kemarin, saya ketemu Hanif, yang bilang : “Dli, kok blogmu tanggalnya itu-itu terus?”. Dengan senyum agak meringis sambil malu-malu, ya saya bilang : “hehe, ya nif. Lagi bludreg (mampet/jenuh-Jawa).  Jadi gak bisa nulis”. Dari percakapan itulah saya memutuskan untuk berganti aliran. Dari yang dulu aliran garis keras, eehh salah salah, aliran blog serius yang update sebulan sekali kalau ada tema yang hendak ditulis, menjadi ke aliran Sersan (serius tapi santai) dengan bahasa yang aduhai dan gaooll getooh..

Huzz huzz, bukan … bukan…. maksud saya, pesan-pesan yang saya ingin sampaikan dalam setiap tulisan saya nantinya, diharapkan dapat dipahami dengan ringan dan mudah. Tapi tenang saja, Saudara-saudara. Masih tetap inspiratif kok. Hahaha, saya jadi Ge Er (Sebenarnya, kepanjangan  “Ge Er” itu apa sihh ?-tidak penting).

Intinya, saya tidak ingin keinginan saya menjadi seorang blogger yang aktif dan provokatif (lhoh?) terhambat oleh bahasa-bahasa yang saya sendiri terkadang kesulitan dan akhirnya membuat ide-ide tulisan saya menemui kebuntuan. Ya kan ? Banyak sekali orang yang punya banyak ide, tapi kesulitan membahasakan apa yang  ada dalam kepalanya ke dalam sebuah paragraf, akibat mindset . Jadi, kenapa tidak mengalir ringan saja?  Toh cuma blogging (kok ada kata cuma-nya ?).

Intinya, mulai saat ini blogging bagi saya adalah untuk mengungkapkan apa yang ingin saya ungkapkan dengan diusahakan (hahaha) mengandung hikmah. Ya maklum saja, namanya juga manusia, kadang punya sesuatu yang bisa dibagikan berupa pelajaran, kadang juga tidak ada, alias hidup saya tidak menarik.  Tapi, kalau hidup saya di kehidupan saja  tidak begitu menarik untuk diikuti, lantas saya berhenti blogging, maka apa jadinya hidup saya ? Kan jadi gak bermanfaat sama sekali.  Bisa-bisa saya jadi orang yang tanpa guna, yang biasa-biasa saja. Jadi, paling gak saya bisa memberi manfaat, membuat  sensasi, dan menyegarkan para pembaca blog saya ketika berkunjung.

Terakhir, bagi Anda para blogger yang sudah lama tidak memperbarui tulisan di blog pribadi Anda, apa salahnya menulis apa saja ? Update-lah blog Anda seperti Anda mengupdate status via facebook. Ya jangan sering-sering sih, ntar malah jadi ngebosenin. Gak mutu.  Jadilah blogger yang idealis tapi juga berkualitas. Ya juga sih, kadang-kadang kita terlalu idealis hingga tulisan-tulisan kita justru tidak mencerminkan kepribadian kita sesungguhnya. Intinya,  jadilah blogger yang berkualitas, sesuai kepribadian Anda sendiri-sendiri dan  satu hal, tidak melanggar undang-undang (lagi musim soalnya).

Saya rasa itu saja. Daripada terlalu panjang dan akhirnya tidak jelas serta menjenuhkan. Mohon maaf  juga kalau terlalu banyak kata yang dimiringkan karena kaidah kata baku yang mau tidak mau tetap saya pegang.  Teruslah menulis, karena menulis itu membuka cakarawala berpikir. Atau paling tidak, blogging-lah, daripada Anda hanya terbengong-bengong menunggu notification di halaman facebook Anda yang tak kunjung ada yang baru. hahaha.

Blogging-lah sebelum Blogging itu Dilarang !

😀

Iklan

6 pemikiran pada “Berganti Aliran

  1. pertamax !
    hmmmm …boljug ganti aliran …
    pencerahan bagi ana yang mau mulai ngeblog …he he waktu orang2 mulai ngeblog eh blogging emang kemana Pak? he he

    Jazaakallahu khoiron atas pencerahannya …

    Ya, pak. kayaknya emang udah saatnya menyampaikan apa yang ingin disampaikan dalam bahasa yang mudah dipahami orang kebanyakan. Tak perlu terlalu idealis, yang penting bermanfaat, Insya ALLAH.

  2. keduaX!!!!
    Dhly….apapun aliran blognya, wordpress toolsnya (hahaha) eh, aku pindah ke blogspot aja ding…
    semangat update yach…

  3. huahaha..ada yang terinspirasi dari ana juga y xixixi
    iya akh..ana mentok kalo harus nulis yang serius-serius
    otak ini udah dipusingkan dengan berbagai urusan..
    apa jadinya kalo harus dipusingkan dengan aturan-aturan penulisan..

    bisaa-bisa berhenti blogging dengan total 😛
    sip lah maju terus dan jangan lupa main ke blog ana ya hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s