[Edisi Curhat] Karena Saya Ingin ‘Mengabadi’

Bismillaah.

Sudah lama saya tak aktif menulis di blog ini. Banyak alasan (yang dibuat-buat) penyebabnya. Kalau beralasan dengan rutinitas, nyatanya tidak juga karena saya selalu duduk manis di depan layar di setiap waktu senggang malam hari. Saya benar-benar membutuhkan sebuah semangat atau motivasi agar saya tetap menulis di blog ini. Walaupun saya bukan, sama sekali bukan, seorang blogger handal, kiranya saya menginginkan sebuah media untuk menuangkan apa yang ingin saya bagikan kepada pengunjung blog saya. Karena, sekali lagi, berbagi itu membahagiakan.

Saat saya menulis apapun di blog ini, saya seperti telah melepas sedikit beban -berat maupun ringan- kehidupan yang saya hadapi sehari-hari. Dengan menuliskan kisah hidup saya, itu berarti saya ingin berbagi kisah kepada para pembaca (itu pun jika ada yang mau baca :D). Dengan berbagi sesuatu yang mengandung pelajaran atau ilmu, paling tidak saya dan orang-orang yang membacanya mampu mengambil manfaat dari apa yang saya muat. Lebih jauh lagi, dengan meninggalkan begitu banyak tulisan di blog yang berusia dua tahuh ini, paling tidak saya memiliki sesuatu yang mampu dikenang orang. Jika saya mati nanti, saya pastikan orang-orang akan menengok kembali apa yang telah saya buat. Saya begitu termotivasi sebuah ungkapan Yunani, Scripta Manen Verba Volan. Yang tertulis itu abadi, dan kata-kata akan musnah. Atau kira-kira begitulah maknanya. Jadi, lebih jauh lagi, saya ingin walaupun saya kelak akan mati, namun orang-orang di luar sana mungkin masih bisa membaca apa yang saya tuliskan.

Kembali lagi, blog  ini saya buat salah satunya agar saya bisa dikenang dan mengabadi walaupun saya sudah mati. Betapa kematian selalu membayangi setiap langkah saya, dimanapun dan kapanpun. Namun, saya terlalu mudah untuk abai mempertanyakan, apa yang akan orang-orang kenang selepas saya mati? Apakah kematian saya itu tak berbekas atau tak ada jejak peninggalannya? Oleh karena itulah saya menulis di blog ini. Saya bukan seorang yang punya banyak potensi, bahkan saya minim potensi. Hanya dengan apa yang saya mampu bagikan itulah kiranya saya mampu berbuat sesuatu bagi orang lain. Bermanfaat atau tidak, itu soal lain.

Apa yang saya tulis di sini memang bukan sebuah produk tulisan yang berkualitas, karena apa yang saya buat bukanproduk jurnalistik. Sekadar berbagi kepada orang lain dalam rangkian kata-kata. Itu saja.  Bukankah banyak orang yang selalu update stustus kesehariannya di jejaring sosial macam facebook dan twitter? Dan saya ingin melakukannya dengan ikhlas, dengan hati yang senang pula. Lebih dari sekadar rutinitas atau bahkan menjaga agar blog saya tetap ramai dikunjungi orang. Itulah alasan kenapa beberapa waktu ini saya meninggalkan blog ini tanpa kabar.

Banyak orang yang mampu memperbarui blognya secara rutin. Bagi saya itu bermakna banyak. Sebagian besar mereka sungguh memiliki kemampuan untuk berbagi. Jadi, untuk menulis, paling tidak kita pernah membaca. Bagaimana mungkin hendak rutin  menulis, sedangkan rutinitas membaca menjadi sulit dilakukan? Bagaimana mungkin berbagi sesuatu yang tidak kita miliki? Saya bukan seorang yang hebat yang selalu bisa berkisah yang menginspirasi. Atau saya terlalu berlebihan mungkin karena berbagi tak berrelevansi dengan kehebatan seseorang. Begitulah salah satu tujuan saya menulis, agar saya mengabadi dengan apa yang saya bagikan, saya lakukan dengan kemampuan yang saya miliki.

Tulisan ini sekadar memotivasi saya agar tetap mengisi blog harian ini dengan curahan hati dan isi pikiran saya.

Iklan

Satu pemikiran pada “[Edisi Curhat] Karena Saya Ingin ‘Mengabadi’

  1. semanagt akh….satu kata darimu kami tunggu.. pengabdianmu kami minta..terutama bagi mereka yang haus akan indahnya ilmu dan hikmah…. semangat!! salam dakwah pena….!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s