Kabar Bahagia Menjelang Pemilu

Sejak masa-masa SMA, saya mengenalnya sebagai seorang aktivis sebuah pergerakan islam dan kader salah satu partai islam di negeri ini. Hingga pada suatu siang, terjadilah obrolan singkat di dunia maya dengannya.

TMN : “Assalaamu’alaykum, Fad”
MNMF: “Wa’alaykumussalam Warahmatullah”
TMN :“Fad, aku mau minta saran dari kamu, tentang pemilu nanti, apakah aku harus¬† memilih atau golput?”
MNMF: “Setahuku khan kamu simpatisan Partai ******** ********* khan?”
TMN :¬† “Aku sudah tobat, Insya ALLAH”
MNMF: “Alhamdulillaah….”


Duhai.. Duhai….

Sungguh celaka kiranya sang hamba…….

Tatkala Rabbnya tak lagi mencukupkannya…..

Betapa sang kuda ‘kan lari sekehendaknya……

Saat Tuannya tak lagi ada di atasnya…..

Iklan